Kegiatan ekstrakurikuler drumband di SD Filius Dei menjadi salah satu program unggulan yang diminati oleh para siswa. Ekskul ini tidak hanya mengajarkan keterampilan bermusik, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui latihan disiplin, kerja sama, dan tanggung jawab.
Drumband SD Filius Dei dilatih oleh pelatih berpengalaman, Oma Maria Saptawati Napobison, yang dengan penuh kesabaran dan dedikasi membimbing siswa dalam memahami teknik dasar hingga penguasaan alat musik drumband. Di bawah arahan beliau, siswa diajak untuk mengenal ritme, kekompakan gerakan, serta keindahan harmoni dalam setiap penampilan.
Kegiatan ini juga dibina oleh Sir Trifena Andrianta Kacaribu, yang berperan aktif dalam mendukung perkembangan siswa, baik dari segi kedisiplinan maupun semangat berlatih. Sinergi antara pelatih dan pembina menjadikan ekskul drumband ini berjalan dengan terarah dan penuh semangat.
Latihan drumband dilaksanakan secara rutin setiap hari Selasa dan Kamis, bertempat di aula SD Filius Dei, mulai pukul 14.30 hingga 16.00 WIB. Dalam setiap sesi latihan, siswa dilatih untuk meningkatkan kemampuan teknik bermain alat musik seperti snare drum, bass drum, dan pianika, sekaligus melatih koordinasi gerakan dan kekompakan tim.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman bermusik, tetapi juga belajar tentang pentingnya kerja sama dalam tim. Setiap anggota memiliki peran penting yang saling melengkapi, sehingga tercipta penampilan yang harmonis dan menarik.
Ekskul drumband SD Filius Dei juga sering menjadi bagian penting dalam berbagai kegiatan sekolah, seperti upacara, perayaan hari besar, maupun acara khusus lainnya. Hal ini menjadi ajang bagi siswa untuk menunjukkan hasil latihan mereka sekaligus meningkatkan rasa percaya diri di depan umum.
Dengan adanya kegiatan ekstrakurikuler drumband ini, diharapkan siswa SD Filius Dei dapat berkembang tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam aspek kreativitas, disiplin, dan kepercayaan diri. Ekskul ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan yang seimbang antara akademik dan non-akademik mampu mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.
